Bahtera Jiwa

Bahtera Jiwa H.R. & Psychology Consultant

Berita Aktivitas | 01 Jun 2011

“Knowledge Management” Sharing di PAPPIPTEK-LIPI

Principal BJ-Consultant Ibu Pauline mendapatkan kehormatan diundang oleh PAPPIPTEK-LIPI (Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) pada hari Selasa, 31 Mei 2011. Kedatangan beliau di hadapan para ahli di garda terdepan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di negeri ini tersebut adalah untuk berbagi (sharing) mengenai “Knowledge Management” atau biasa disingkat KM. Selain karena BJ-Consultant sedang berupaya mengembangkan divisi baru yang menangani bidang ini, juga karena Ibu Pauline adalah seorang profesional di bidang ini. Di kantor tempat beliau beraktivitas sehari-hari, ia memang menjabat sebagai manajer KM.

Hadir dalam acara tersebut Direktur PAPPIPTEK-LIPI dan hampir seluruh pegawai, kecuali yang sedang bertugas ke luar kota. Diskusi berlangsung hangat karena semua yang hadir adalah para pakar yang kebanyakan adalah lulusan perguruan tinggi ternama terutama dari luar negeri. Beliau-beliau yang menguasai teori secara mumpuni tersebut ingin mengetahui implementasi best practices ilmu baru ini di dunia industri.

BJ-Consultant berterima kasih atas kesempatan yang diberikan. Merupakan sebuah kehormatan besar bagi kami dapat melayani sebuah lembaga negara yang berkredibilitas tinggi.

Berita Aktivitas | 01 May 2011

Training Learning Intelligence-Knowledge Management di Universitas Kristen Satya Wacana-Salatiga

Keterangan foto (dari kiri ke kanan). Baris 1: Bpk. Ikbal; Ibu Berta Ari Prasetya Dekan F.Psi. UKSW; Ibu Pauline. Baris 2: Standly staf BJ-Consultant memandu ice breaking games; Proyeksi slide presentasi di layar; Quinto staf BJ-Consultant sedang merekam acara. Baris 3: Seorang peserta antusias bertanya; Foto bersama panitia dari UKSW dan BJ-Consultant; Tim BJ-Consultant dijamu makan malam. Di tengah menghadap kamera adalah Bpk Verri Djajaprana selaku Account & External Relation Manager BJ-Consultant. Beliau adalah fotografer untuk foto-foto yang lain.

BJ-Consultant bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)-Salatiga, Jawa Tengah mengadakan Pelatihan Sehari (One Day Training) bertemakan “Learning Intelligence-Knowledge Management. Tampil sebagai pembicara pertama adalah Bapak Ikbal Maulana, M.Sc., seorang peneliti dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang juga adalah fellow trainer BJ-Consultant. Kemudian untuk pembicara kedua adalah Ibu Pauline, S.Psi.,CTEI,CTSCSH selaku Principal BJ-Consultant. Acara diadakan di kampus UKSW-Salatiga pada hari Sabtu, 16 April 2011.

Acara berlangsung meriah, walau tim BJ-Consultant sempat terlambat karena memang baru saja tiba dari Jakarta menggunakan kendaraan darat. Peserta yang sudah menunggu tidak tahu bahwa tim pembicara sama sekali tidak sempat beristirahat. Baru sampai, hanya sempat mandi secara bergiliran, langsung “show”. Inilah bentuk tanggung-jawab profesional kami. Untunglah ice breaking games yang dibawakan oleh Sdr. Standly staf BJ-Consultant membuat peserta segar kembali dan bersemangat mengikuti pemaparan dari para pembicara.

Untuk kerjasama yang apik ini, BJ-Consultant mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dekan Fakultas Psikologi UKSW yaitu Ibu Berta Ari Prasetya, S.Psi., M.A. dan Penanggung Jawab Acara Ibu Sri Aryanti Kristianingsih, S.Psi., M.Psi. Semoga kali lain lebih baik lagi dan hubungan yang telah terjalin tetap terjaga.

Opini | 02 Mar 2011

Memilih Menteri Berdasarkan Kompetensi

Oleh: Bhayu M.H.*)

Menteri, meskipun terlihat mentereng dari segi jabatan, merupakan personel yang bekerja bagi institusi juga. Karena itu, menteri merupakan SDM atau Sumber Daya Manusia bagi negara dengan pemerintah sebagai institusi pengelolanya.

Sayangnya, kita sangat jarang mendengar seorang menteri –juga pejabat publik lain- menjalani tes layaknya SDM di sebuah perusahaan. Padahal, kinerja sang menteri kelak, sebenarnya sangat tergantung dari kompetensi yang bersangkutan. Kita tahu, dalam Kabinet Indonesia Bersatu –baik I maupun II- ada beberapa orang yang kompetensinya berbeda dengan jabatan yang diembannya. Bukan berarti yang bersangkutan tidak kompeten, hanya kompetensinya sebenarnya tidak cocok dengan jabatan yang diberikan. Anehnya, karena jabatan menteri itu bergengsi, tentu saja tidak pernah ada kasus seorang yang ditugasi sebagai menteri menolak. Kecuali, tentu saja, bila sang Presiden sebagai yang menugasi sudah di ujung kehancuran. Ini pernah terjadi saat 14 Menteri Kabinet Pembangunan VII mengundurkan diri serentak saat Presiden Soeharto terancam dijatuhkan dari kekuasaannya di tahun 1998. Namun, para menteri itu ironisnya tidak menolak saat Soeharto memilih mereka beberapa bulan sebelumnya.

Ketidakcocokkan ini tentu tidak akan terjadi apabila terhadap para menteri diberlakukan tes juga laiknya kepada pegawai perusahaan. Tentu, tesnya tidak perlu dari dasar seperti psikotes umum pelamar kerja, tapi dibuatlah tes khusus untuk mengetahui hal-hal yang penting untuk kecocokan itu. Misalnya saja pengetahuan sang calon menteri mengenai bidang yang akan diembannya. Termasuk di sini tentu saja perlu tes kepribadian, ini untuk mengetahui kecenderungan cara kerja sang menteri dan bagaimana caranya mengatasi masalah. Perbedaan kepribadian termasuk tipe kepemimpinan akan berpengaruh terhadap gayanya dalam memimpin kementerian nantinya.

Tes untuk mencari calon pegawai berdasarkan kompetensi dikenal dengan nama assessment. Ini juga bisa dipakai untuk menilai kinerja pegawai bersangkutan saat sudah menduduki jabatannya, sebagai bentuk job evaluation. Tentu tidak mungkin menerangkan prosesnya dalam tulisan sesingkat ini, namun sederhananya di sini harus dirancang sebuah assessment centre yang pertama-tama menyusun dahulu sebuah kerang kompetensi. Menurut Ian Taylor dalam bukunya A Practical Guide to Assessment Centres and Selection Methods (2007), ada tiga tipe kompetensi: umum, pekerjaan dan hubungan.

Kompetensi umum menyangkut keahlian pribadi seperti komunikasi. Kompetensi pekerjaan tentunya bersifat teknikal terkait pekerjaannya, termasuk yang soft skill seperti “leadership”. Sementara kompetensi hubungan adalah bagaimana seseorang mencermati pekerjaannya sebagai “konteks” atau dalam kaitan hubungan dengan yang lain termasuk lingkungan.

Nah, seorang menteri seharusnya memiliki nilai rata-rata tinggi dalam ketiga jenis kompetensi ini. Sedangkan mengenai parameternya, seharusnya bisa dibicarakan antara pelaksana assessment profesional dengan Presiden selaku user. Data-data teknis tambahan dari kementerian terkait tentu juga diperlukan terutama untuk menentukan parameter kompetensi pekerjaan. Tingginya nilai seorang calon menteri dalam assessment setidaknya mengurangi kemungkinan yang bersangkutan mendapatkan “rapor merah” dari masyarakat atas kinerjanya. Sehingga tidak perlu kuatir akan di-reshuffle oleh Presiden seperti santer terdengar belakangan ini.

Mengaitkan hal tersebut di atas dengan isyu akan adanya reshuffle kabinet, menarik mencermati bagaimana Presiden RI selaku pemegang hak prerogatif yang mutlak menggunakannya untuk memilih pembantunya. Terlihat sekali, dari berita-berita di media massa, bahwa asal partai politik calon menteri masih menjadi pertimbangan utama dibandingkan kompetensinya. Selama ini, memang pejabat karier di kementerian paling tinggi mencapai jabatan Sekertaris Jenderal atau Sekjen. Bahkan Sekjen pun terkadang juga ‘orang bawaan’ sang menteri. Maka, para pejabat karier banyak yang pensiun di jabatan Direktur Jenderal atau Dirjen saja. Padahal, dibandingkan menteri ‘orang luar’, sebenarnya ‘orang dalam’ yang sudah mengabdi belasan atau puluhan tahun lebih menguasai permasalahan di kementerian bersangkutan. Akan tetapi, kita saksikan sendiri, sangat jarang Presiden memilih pejabat karier untuk posisi menteri. Kecuali untuk jabatan setingkat menteri yang memerlukan pemahaman mendalam dan spesialis seperti Jaksa Agung atau Gubernur Bank Indonesia misalnya.

Karena itu, meski sebenarnya agak terlambat, namun bila ada menteri yang hendak diganti, hendaknya diganti dengan yang kompeten. Ini bisa dilakukan dengan melakukan serangkaian tes. Bukan yang asal perintah ke dalam dan komentar asal ke luar. Sehingga kinerja pemerintah akan makin baik dan tentu saja meningkatkan kepuasan rakyat.

*) Managing Director BAHTERA JIWA Human Resources & Psychology Consultant

Berita Aktivitas | 22 Dec 2010

Iklan | 19 Oct 2010

Sharing Session “XI World Knowledge Forum”

Berita Aktivitas | 01 Oct 2010

Pembekalan Cover Boy ANEKA YESS!

Keterangan Foto (dari kiri atas, searah jarum jam): Pak Bhayu sedang menerangkan materi dengan santai,;Peserta antusias bertanya; Peserta meneriakkan yel-yel; Foto bareng orang-orang ganteng. (Foto: Rio Agung Ardinanto/ANEKA YESS!)

Majalah ANEKA YESS! mengundang Bahtera Jiwa Human Resources & Psychology Consultant untuk memberikan pembekalan pada finalis Cover Boy-nya. Pembekalan itu sendiri diadakan pada hari Rabu, 29 September 2010 lalu. Bapak Bhayu M.H. sebagai Managing Director BJ-Consultant sendiri yang memberikan materi berjudul: “Cerdas+Gaul = Sukses. Yess!”

Peserta pembekalan yang semuanya ganteng-ganteng itu menyimak materi dengan antusias. Ini terbukti dari banyaknya pertanyaan dari peserta yang memanfaatkan kesempatan “curcol” dengan pembicara ahli. Meski tidak dihadiri pejabat dari majalah bersangkutan, acara tetap berlangsung meriah. Setidaknya materi yang diberikan memberikan bekal pada para finalis agar dapat berlaga di malam final yang dilangsungkan hari Sabtu, 2 Oktober 2010.

Berita Aktivitas | 01 Sep 2010

BJ-Consultant Ramadhan Sharing Session

Keterangan Foto= {Para pembicara, baris atas}: Fifi Febriani, Pauline, MC Odi & Nita, Budi Dewobroto, Eva Sylvana, Bhayu M.H. {Suasana acara, baris kedua}: spanduk acara Parenting Class di depan lokasi di Pondok Indah, Bpk. Bhayu M.H. (Managing Director BJ-Consultant) saat memberikan training gratis di LPK Nurul Fikri, Bpk Bhayu M.H saat memberikan hadiah door prize dari sponsor, stand pameran. {Foto bersama, baris ketiga}: Peserta training gratis di Semerbak Coffee, Nico Budianto dari IYE! beserta penerima doorprize, peserta gathering IYE!-BJ Consultant RSS di Kemang, panitia acara. (Foto oleh: Mara, Pauline, Abdullah)

Rangkaian acara BJ-Consultant Ramadhan Sharing Session 2010/1431 H. telah berlangsung dengan sukses. Acara berupa sharing session di berbagai tempat publik dan training gratis di institusi secara tertutup.

Terima kasih kami ucapkan kepada para pihak yang mendukung, terutama dari sponsor yaitu Sea World Indonesia, Hotel Sparks-Pecenongan, Bubur Kwang-Tung Restaurant dan Penerbit Mizan. Demikian pula media partner yaitu majalah Tumbuh Kembang, majalah Aneka Yess!, majalah Duit!, majalah LifeStyle, dan majalah Mata Air. Tak lupa juga kepada venue partner yaitu Dharmawangsa Square, Pepper & Co. cafe, dan eminet cafe.

Semoga upaya kami mencerdaskan bangsa dan turut berbagi dapat bermanfaat. Kami akan meneruskan dengan program lain dalam waktu dekat. Terima kasih sekali lagi kepada semua pihak yang terlibat termasuk kepada partner utama yaitu Rumah Sahabat, Indonesia-Young-Entrepreneurship (IYE!) dan Profesional & Entrepreneurs Club (PROFEC).

Iklan | 17 Aug 2010

BJ-CONSULTANT RAMADHAN SHARING SESSION

Untuk menghadiri acara dapat menghubungi Sdri. Mara di nomor telepon di atas, atau dapat hadir langsung dan membayar di tempat. Tidak ada pendaftaran dan pembayaran dengan cara lain, termasuk melalui petugas penyebar brosur/pamflet/leaflet. BJ-Consultant tidak menerima pengaduan apa pun mengenai hal ini dan tidak bertanggungjawab bila ada pihak-pihak yang menarik pembayaran selain melalui Sdri. Mara.

Ada acara yang dikenakan tiket dengan harga sangat terjangkau sekedar untuk pengganti konsumsi berbuka puasa. Harga tiket sebagai berikut:

  • Jum’at, 20 Agustus 2010: Rp 60.000,-
  • Sabtu, 21 Agustus 2010: Rp 50.000,-
  • Rabu, 25 Agustus 2010: Rp 60.000,-
  • Jum’at, 27 Agustus 2010: Gratis.
  • Sabtu, 28 Agustus 2010: Rp 50.000,-

Peserta akan mendapatkan makalah, goody bag berisi produk sponsor dan konsumsi buka puasa (yang selesai sebelum jam buka dikemas dalam box). Akan disediakan pula door prize menarik. Khusus yang gratis tidak disediakan fasilitas apa pun kecuali menikmati acara sharing session.

Catatan: Bagi peserta yang berminat pada makalah, akan dapat dibaca segera di situs ini.

Iklan | 01 Aug 2010

Parenting Class Special Ramadhan

Iklan | 26 Apr 2010

Iklan BJ-Consultant di majalah Tumbuh Kembang edisi 26/III/April 2010

Older Entries »